Pemkab Kupang Target Kemampuan Literasi Dan Numerasi Siswa Meningkat

banner 468x60

Kami optimis praktik baik yang dilakukan Seameo Seamolec, Seamoe Recfon, Seameo Ceccep, Seameo Qitep in Mathematics, Seameo Qitep in Science, Seameo Qitep in Language yang telah dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia dan negara-negara yang tergabung dalam organisasi ASEAN, akan mampu meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik di Kabupaten Kupang. Kami siap memfasilitasi sesuai dengan kondisi dan kemampuan Pemkab Kupang”, ujar Korinus Masneno.

OELAMASI MEDIASI NTT.COM –Pemerintah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi yang dimiliki para siswa sebagai upaya membangun kualitas pendidikan di daerah itu.

Read More
banner 300250

Demikian dikatakan Bupati Kupang, Korinus Masneno saat membuka pelatihan peningkatan Kompetensi Guru dan tenaga pendidikan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang, Senin (4/3-2024).

Bupati Kupang Korinus Masneno mengapresiasi terhadap semangat bersama dan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah yang diinisiasi BPMP NTT dan BGP NTT.

Dia mengatakan apa yang dilakukan untuk mewujudkan perubahan yang positif dalam dunia pendidikan khususnya di Kabupaten Kupang, umumnya di Propinsi NTT.

Korinus Masneno menambahkan perkembangan terkini dan hasil asesmen nasional tahun 2022 dan 2023, problem utama di Kabupaten Kupang yaitu kemampuan literasi, numerasi, dan karakter.

Dia mengatakan, saat ini di Provinsi NTT, khususnya di Kabupaten Kupang, belum memenuhi kompetensi minimum, tentu pemerintah Kabupaten Kupang menginginkan literasi, numerasi dan karakter anak-anak yang memenuhi standar kompetensi minimum bahkan jika memungkinkan dapat melampaui standar kompetensi minimum yang telah ditetapkan.

Untuk menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan khususnya peningkatan kemampuan literasi, numerasi dan karakter anak-anak di Provinsi NTT khususnya di Kabupaten Kupang, unit pelaksana teknis (UPT) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, yaitu BPMP NTT dan BGP NTT sangat serius memperhatikan berbagai persoalan pendidikan yang ada. Oleh karenanya, saya mendukung penuh kerja sama sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah Kabupaten Kupang bersama organisasi Seameo diluar Indonesia juga dapat bekerja dan membantu Pemkab Kupang.

“Kami optimis praktik baik yang dilakukan Seameo Seamolec, Seamoe Recfon, Seameo Ceccep, Seameo Qitep in Mathematics, Seameo Qitep in Science, Seameo Qitep in Language yang telah dilakukan dibeberapa daerah di Indonesia dan negara-negara yang tergabung dalam organisasi Asean, akan mampu meningkatkan mutu hasil belajar peserta didik di Kabupaten Kupang. Kami siap memfasilitasi sesuai dengan kondisi dan kemampuan Pemkab Kupang”, ujar Korinus Masneno.

Pada kesempatan tersebut Orang nomor satu di Kabupaten Kupang tersebut berpesan kepada para peserta yang terdiri dari pengawas, para kepsek dan para guru, khususnya dari Kabupaten Kupang, untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius dan menerapkan setelah pelatihan disekolah masing-masing.

“Selanjutnya untuk Kadis Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya, untuk melakukan pendampingan, pemantauan dan evaluasi dampak peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sekaligus sebagaimana dampaknya terhadap mutu hasil belajar peserta didik bersama dengan BPMP NTT, BGP NTT dan Tim Seameo. Semoga apa yang menjadi tujuan besar kerja sama ini dapat meningkatkan kinerja pendidikan di kab. Kupang,” kata Korinus Masneno.

Sementara itu Kepala BGP Prof. Z Baba Wisman dalam laporannya mengatakan, bapak ibu penggerak Propinsi NTT memiliki peran dan fungsi untuk melakukan pengembangan dan pemberdayaan pendidik guru dan tenaga pendidikan dari calon guru, calon kepala sekolah, dan calon pengawas sehingga program-program prioritas mengarah kepada guru dan tenaga pendidikan mengarah mulai dari pemberdayaan kompetensi, supervisi sampai metode evaluasi.

Pengembangan dari guru dan tenaga pendidikan itu diarahkan untuk bagaimana kesiapan guru untuk mendukung dan bisa berdampak pada pembelajaran murid-murid.

Dia mengatakan salah satu program yang dipersiapkan dan dibina disekolah adalah program pendidikan guru penggerak.

Program untuk guru penggerak ini sudah sampai ke angkatan ke 10 yang ada di 24 daerah di NTT. Namun demikian untuk menyiapkan kepemimpinan pembelajaran disekolah, disiapkan lagi pendidikan untuk guru kontrak.

“Untuk saat ini, kita sangat mengharapkan Pemkab dan Pemkot Kupang untuk bagaimana bisa memberdayakan guru penggerak yang sudah disiapkan untuk didorong menjadi pemimpin disekolah,” kata Wisman.

Perwakilan Seameo Prof. Via Andrian, pendidikan merupakan hal yang sangat penting demi meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di daerah. Ini merupakan acara yang sangat penting, peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidikan juga merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk dilakukan.

Guru dan tenaga pendidikan merupakan gadget dalam meningkatkan kualitas di negeri ini. Kami percaya bahwa guru yang profesional bukan semata-mata memiliki kompetensi tertentu, namun guru yang profesional adalah guru yang mampu menterjemahkan kebijakan dalam konteks lokal yang sejalan dengan semangat para guru serta mampu mengimbangkan pengetahuan yang dimiliki.

Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP NTT) Herdiana berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan mutu pendidikan di NTT. Dengan semakin baik tenaga pengajar dan pendidik jelasnya akan memberikan dampak nyata dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah yang tentunya bermanfaat bagi para peserta didik menjadi generasi berkualitas.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatangan Kesepakatan Bersama Pemkab Kupang, Pemkot bersama BPMP NTT dan Sea meo grup terkait peningkatan kualitas tenaga pendidik. (Ben).

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *