“Kalian yang hadir di sini adalah individu terpilih. Pilmapres memiliki level persaingan yang sangat ketat, dan apa yang kalian tunjukkan hari ini mencerminkan kualitas mahasiswa Undana yang siap bersaing di kancah nasional,” ujar Dr. Siprianus.
MEDIASINTT.COM- Universitas Nusa Cendana (Undana) menetapkan empat mahasiswa terbaik dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas tahun 2026.
Dalam kompetisi yang dikuti delapan delegasi terbaik dari berbagai fakultas, mulai dari bidang ilmu sosial, kesehatan, hingga sains dan teknik berlangsung pada, Rabu (22/4/2026), menetapkan Karin Sarceyani Bistolen dari Fakultas Hukum berhasil menempati posisi pertama dengan nilai tertinggi.
Ajang tahunan ini diikuti oleh delapan delegasi terbaik dari berbagai fakultas, mulai dari bidang ilmu sosial, kesehatan, hingga sains dan teknik. Seleksi ini bertujuan menjaring representasi akademik Undana yang akan berlaga di tingkat wilayah maupun nasional.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., saat membuka kegiatan menyatakan bahwa Pilmapres merupakan salah satu kompetisi dengan kasta tertinggi di tingkat nasional. Menurutnya, para finalis bukan sekadar pengejar nilai akademik, melainkan individu terpilih yang memiliki potensi membawa perubahan melalui gagasan kreatif.
“Kalian yang hadir di sini adalah individu terpilih. Pilmapres memiliki level persaingan yang sangat ketat, dan apa yang kalian tunjukkan hari ini mencerminkan kualitas mahasiswa Undana yang siap bersaing di kancah nasional,” ujar Dr. Siprianus.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Undana, Dr. Siprianus Suban Garak, M.Sc., saat membuka kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tingkat Universitas Tahun 2026
Proses seleksi dilakukan secara ketat oleh tiga dewan juri melalui beberapa tahapan penilaian. Setiap peserta diwajibkan mempresentasikan gagasan unggulan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, disusul dengan sesi tanya jawab untuk menguji kedalaman berpikir kritis.
Dewan juri menerapkan skema penilaian komprehensif yang terdiri dari Capaian Unggulan (Rekam Jejak Prestasi) yakni 35 persen, Kualitas Gagasan Kreatif 35 persen, sedangkan kemampuan Bahasa Inggris 30 persen (dinilai melalui video dan presentasi langsung).
Berdasarkan akumulasi nilai akhir, dewan juri menetapkan urutan empat besar yakni Karin Sarceyani Bistolen (Fakultas Hukum) dengan nilai 51,73, urutan kedua Natalia Saraswati Tosy Marini Ataupah (Fakultas Kesehatan Masyarakat) dengan nilai 43,64, sementara urutan ketiga ditempati Yohanes Irvan Nofereno Jalorong (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) dengan nilai 38,67 dan Doroty Dei Ming (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dengan nilai 38,18 menempat urutan keempat.
Karin Sarceyani Bistolen, sebagai peraih skor tertinggi, menyatakan komitmennya untuk terus mematangkan persiapan. Ia menyadari bahwa tantangan di tingkat nasional akan jauh lebih berat, terutama dalam penyempurnaan gagasan kreatif dan penguatan komunikasi publik.
“Saya akan mematangkan kembali seluruh persiapan teknis dan mental. Jika diberikan kepercayaan mewakili Undana, saya siap memberikan yang terbaik di tingkat nasional,” ungkap Karin.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan menyerahkan piagam kepada 4 mahasiswa terbaik dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat universitas tahun 2026
Hasil seleksi ini menjadi dasar bagi Undana dalam memetakan potensi mahasiswa unggulan. Keberhasilan pelaksanaan Pilmapres 2026 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh mahasiswa Undana untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing di luar jalur akademik formal. (ade)





