[adsense_aicp_iklan1]

Menuju WBK UPT LLKK Undana Perkuat Tata Kelola Lembaga

- Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (UPT LLKK) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Provinsi Nusa Tenggara melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada 7 hingga 11 April 2026, guna mendalami praktik terbaik pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
- Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (UPT LLKK) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Provinsi Nusa Tenggara melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada 7 hingga 11 April 2026, guna mendalami praktik terbaik pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Zona Integritas adalah tentang membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan berorientasi penuh pada pelayanan. Konsistensi seluruh elemen menjadi kunci utama,” kata Mujetahid.

MEDIASINTT.COM – Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Lahan Kering Kepulauan (UPT LLKK) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur memperkuat tata kelola lembaga dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Bacaan Lainnya
[adsense_aicp_iklan4]

Upaya yang dilakukan dengan mengirim tim UPT LLKK melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada 7 hingga 11 April 2026, guna mendalami praktik terbaik pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Delegasi Undana  dipimpin  Kepala UPT LLKK, Nixon Rammang, S.Hut., M.Si., memboyong para manajer area yang membidangi penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Kunjungan ini disambut hangat oleh Dekan Fakultas Kehutanan Unhas beserta jajaran pimpinan yang telah memiliki rekam jejak kuat dalam implementasi birokrasi bersih.

Dalam diskusi selama kegiatan berlangsung kedua belah pihak membedah lima aspek utama pembangunan Zona Integritas, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, sistem manajemen SDM, akuntabilitas kinerja, serta kualitas pelayanan publik.

Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Dr. Ir. A. Mujetahid, S.Hut., M.Si., menekankan bahwa keberhasilan Zona Integritas tidak sekadar bertumpu pada pemenuhan dokumen administratif.

“Zona Integritas adalah tentang membangun budaya kerja yang berintegritas, transparan, dan berorientasi penuh pada pelayanan. Konsistensi seluruh elemen menjadi kunci utama,” kata Mujetahid.

Kepala UPT LLKK Undana, Nixon Rammang, mengungkapkan bahwa keterbukaan pihak Unhas memberikan perspektif baru bagi timnya dalam menyusun strategi implementasi yang efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, banyak inovasi tata kelola di Unhas yang dapat diadaptasi dan diterapkan sesuai dengan karakteristik lingkungan kerja Undana.

“Kami sangat mengapresiasi pengalaman berharga yang dibagikan. Ini menjadi bekal penting bagi kami untuk mempercepat terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel, dan transparan di lingkungan UPT LLKK Undana,” ujarnya

Kegiatan benchmarking ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi UPT LLKK Undana untuk segera meraih predikat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Langkah ini juga sejalan dengan komitmen universitas dalam melakukan transformasi tata kelola berbasis digital dan penguatan kualitas SDM.

Melalui sinergi antarperguruan tinggi ini, Undana terus berupaya memastikan setiap unit kerjanya memberikan pelayanan publik yang berkualitas tinggi, sekaligus menjamin terciptanya lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi. (Ade)

[adsense_aicp_iklan3]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *