Gubernur NTT Apresiasi Pengembangan Ternak Ayam Di Belu

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Minggu. (Foto/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT).
banner 468x60

“Kita harus dukung juga agar bagaimana kita bisa kembangkan peternakan kita, salah satunya dengan membuat pakan ternak sendiri. Jangan lagi kita beli pakan ternak dari luar NTT. Kita harus kembangkan industrinya disini. Sejauh ini Kita masih beli pakan ternak ke jawa 1,1 triliun per tahun,” kata Viktor Laiskodat

Kupang, MediasiNTT.Com – Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Belu pada Minggu (23/1) setelah sehari sebelumnya mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Read More
banner 300250

Dalam kunjungan ke Kabupaten Belu Gubernur Viktor Laiskodat meninjau Lokasi Perusahaan Ayam Petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno, Kawasan Food Estate di Rotiklot Desa Fatuketi.

Serta menghadiri acara penyerahan bantuan CSR Bank NTT serta Kredit Mikro Merdeka Bank NTT di Desa Dualaus, serta memantau destinasi wisata air terjun di Desa Dualasi Raiulun.

Pada kunjungannya di perusahaan Ayam Petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno Kecamatan Tasifeto Barat, Gubernur Viktor mengapresiasi pihak perusahaan tersebut yang sudah berperan memberikan kebutuhan telur bagi masyarakat lokal.

“Terima kasih kepada Lavinci Farm, kami sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih serta rasa hormat ini adalah langkah maju dengan sudah memberikan suplai telur bagi provinsi NTT. Hal ini dapat mengurangi impor telur dari luar NTT,” ujar Gubernur.

“Kita harus dukung juga agar bagaimana kita bisa kembangkan peternakan kita, salah satunya dengan membuat pakan ternak sendiri. Jangan lagi kita beli pakan ternak dari luar NTT. Kita harus kembangkan industrinya disini. Sejauh ini Kita masih beli pakan ternak ke jawa 1,1 triliun per tahun,” kata Viktor Laiskodat.

Viktor mengatakan melalui integrasi Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan agar bagaimana Program TJPS itu terus dilaksanakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan juga pakan ternak. Kita harapkan juga hasil pakan ternak dari TJPS dengan perhitungan 1 Ha untuk menghasilkan 7 ton juga dapat digunakan untuk perusahaan Lavinci Farm ini.

Manager Lapangan Lavinci Farm Chintya Ivanna Joyo menjelaskan pihaknya ingin mewujudkan pemenuhan kebutuhan telur segar bagi masyarakat.

“Awalnya kami mulai farm ini dengan 4.000 ekor ayam petelur dan berkembang hingga hari ini menjadi 21.000 ekor dengan produksi 16.700 butir per hari,” jelasnya.

“Kami juga harapkan bisa produksi pakan sendiri sehingga bisa menekan biaya produksi. Kami juga ingin memenuhi kebutuhan di luar Kabupaten Belu serta kami mohon bantuan Bapak Gubernur untuk mau membantu agar kami bisa mendapatkan izin ekspor ke Timor Leste,” harap Ivanna. (eyn)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.