Hasil Program INOVASI Mutu Pendidikan di Nagekeo Meningkat

Lembaga INOVASI bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Nagekeo menggelar kegiatan Lokakarya Strategi Keberlanjutan Program INOVASI di Mbay Jumat.
banner 468x60

“Meskipun dampingan program INOVASI akan berakhir pada 2023 namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo berkomitmen untuk terus mempertahankan hal-hal baik yang selama ini diperoleh dari dampingan Program INOVASI,” kata Venantinus Minggu.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Pemerintah Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur mengapresiasi terhadap program pendidikan dilakukan lembaga Inovasi Untuk Anak Sekolah Indonesia (Inovasi) kemitraan Indonesia-Australia sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah itu.

Read More
banner 300250

“Dengan fasilitasi INOVASI, program Pemda Nagekeo untuk meningkatkan mutu pendidikan berhasil dengan sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan penguasaan literasi dan numerasi serta peningkatan indeks pendidikan karakter pada siswa kelas awal semakin memadai,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nagekeo, Venantius Minggu dalam kegiatan Lokakarya Strategi Keberlanjutan Program INOVASI di Mbay Jumat.

Selain itu menurut Venantius Minggu, kompetensi guru dan kepala sekolah juga meningkat secara signifikan sejak INOVASI hadir di daerah itu.

Menurut Venantius Minggu mutu pendidikan di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores meningkat secara signifikan sejak mendapatkan dampingan Program INOVASI pada tahun 2020.

Ia mengatakan rapor pendidikan di Kabupaten Nagekeo yang mencakup capaian hasil belajar siswa, kualitas proses pembelajaran peserta didik dan iklim satuan pendidikan menunjukkan grafik meningkat setiap tahun.

Meskipun masih terdapat beberapa tantangan antara lain hasil pemantauan dan evaluasi yang perlu ditindaklanjuti secara baik serta penguasaan Teknologi Informasi (TI) pendidik dan tenaga kependidikanan yang perlu ditingkatkan.

“Meskipun dampingan program INOVASI akan berakhir pada 2023 namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo berkomitmen untuk terus mempertahankan hal-hal baik yang selama ini diperoleh dari dampingan Program INOVASI,” kata Venantinus Minggu.

Lokakarya strategi keberlanjutan program INOVASI melibatkan berbagai pemangku kepentingan, terutama penentu kebijakan dengan harapan agar dapat mengumpulkan semua pikiran baik dari peserta termasuk dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan dan Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Termasuk Bapelitbangda dan Badan Keuangan Daerah sehingga dapat memahami upaya pembangunan pendidikan di Kabupaten Nagekeo dan usaha sistematis yang telah dilalui sehingga terbentuk sinergi untuk mewujudkan harapan baik tersebut dalam bentuk penganggaran yang berpihak pada bidang pendidikan.

Sementara itu spesialis sistem dan kebijakan INOVASI NTT Mus Mualim mengatakan lokakarya bertujuan untuk merancang program strategis yang berkaitan dengan peningkatan mutu hasil belajar peserta didik melalui program peningkatan kapasitas guru berbasis KKG, guru penggerak kemudian akan diterjemahkan dalam anggaran daerah yang pro pendidikan.

Mus berharap saat dampingan INOVASI berakhir, Pemda Kabupaten Nagekeo dapat merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program/kegiatan yang bermuara pada peningkatan mutu hasil belajar siswa melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik.

“Jika sebelumnya INOVASI mengintervensi hingga pada pendanaan setelah pendampingan berakhir, harapan kami agar segala upaya peningkatan mutu hasil pendidikan tersebut dilakukan secara mandiri oleh Pemda Nagekeo, karena itu, kegiatan ini akan mengusulkan rencana aksi dan rencana anggaran yang harapannya akan diakomodasi dalam anggaran Pemerintah Daerah,” tegas Mus Mualim. (Gige)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.