Iklan Google AdSense

Pekan Depan Bupati Yosef Lede Gelar Pelantikan Pejabat

Foto/HO-Prokopim Setda Kabupaten Kupang - Para anggota DPRD Kabupaten Kupang saat mendengar penjelaskan Bupati Kupang Yosef Lede dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Kupang di Ruang Utama Gedung DPRD Kabupaten Kupang, Rabu.
Foto/HO-Prokopim Setda Kabupaten Kupang - Para anggota DPRD Kabupaten Kupang saat mendengar penjelaskan Bupati Kupang Yosef Lede dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Kupang di Ruang Utama Gedung DPRD Kabupaten Kupang, Rabu.

“Kita harus mendengar penjelasan pemerintah, meski beberapa waktu belum terlaksana namun kali ini bisa terlaksana dengan baik,” kata Daniel Taimenas.

KUPANG, MEDIASINTT.COM – Bupati Kupang, Yosef Lede telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam untuk mempersiapkan proses pelantihan terhadap pejabat  yang belum dilantik dalam gerbong mutasi yang lalu.

Bacaan Lainnya

Iklan Google AdSense

“Sekda agar segera  mempersiapkan pelantikan agar dalam pekan depan, senin untuk dilakukan pelantikan,” kata Bupati Yosef Lede, Rabu.

Bupati Yosef Lede mengatakan hal itu  dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Kupang di Ruang Utama Gedung DPRD Kabupaten  Kupang.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Daniel Taimenas, Waket I Tome Da Costa dan Waket II Sofia De Haan dan anggota DPRD Kab. Kupang, Yosef Lede  didampingi Sekda Teldi Sanam, Asisten 1 Guntur Taopan, Asisten III Pieter Sabaneno.

Pada kesempatan itu Yosef Lede menjelaskan  pelaksanaan  mutasi dan penempatan pejabat harus mengedepankan profesionalitas aparat, termasuk saat  melantik 24 Camat dan 17 Lurah Se-Kabupaten Kupang yang merupakan alumni IPDN.

Ia mengatakan  penempatan pejabat sesuai kompetensi  akan terbangun sistem kerja yang baik, pelayanan kepada masyarakat dan publik yang semakin memadai.

“Ini sesuai dengan perintah Undang-undang, kita tempatkan orang yang kompeten, termasuk spesifikasi pendidikannya,” kata Bupati Yosef.

Terkait adanya dampak bagi pejabat lainnya yang digantikan, dirinya menyatakan tetap memberikan perhatian, dan melihat posisi jabatan lain yang tersedia termasuk memperhatikan hak-haknya.

“Sebuah perubahan ada konsekuensi, dan sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian saya tahu itu dan pasti bertanggung jawab. Sebelumnya ada penyuluh,  yang menempati jabatan Camat, kita gantikan dengan pejabat berlatar belakang Pemerintahan,” ungkap Bupati Yosef.

Dikatakannya koordinasi dengan BKN dan perbaikan tetap dilakukan melalui sistem, sehingga informasi bahwa ada pemblokiran terhadap sistem  adalah informasi  yang tidak benar.

Dirinya mengajak jajaran DPRD membangun sinergi dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Kupang, dan membuka ruang bagi komunikasi termasuk terhadap permasalahan yang ada.

Terhadap gaji pegawai dan hak-hak kepegawaian Yosef Lede  tegaskan tidak boleh dikorbankan, setelah penyerahan DPA semua sudah bisa berproses baik gaji pegawai hingga program kegiatan.

Terkait dengan keterbatasan fiskal daerah, Bupati Yosef nyatakan terus berjuang dan membangun koordinasi  dengan Pemerintah Pusat sehingga dapat terbantu dengan anggaran DAK, Inpres dan lainnya.

Ketua DPRD Kabupaten  Kupang Daniel Taimenas menyatakan RDP dilakukan menindaklanjuti adanya pengaduan ASN yang tidak mendapat jabatan dalam mutasi lalu.

Menurut Daniel Taimens, pejelasan Bupati Yosef Lede sangat penting untuk  didengar secara  langsung  dan ada tindaklanjutnya.

“Kita harus mendengar penjelasan pemerintah, meski beberapa waktu belum terlaksana namun kali ini bisa terlaksana dengan baik,” kata Daniel Taimenas. (Ade)

Iklan Bersponsor Google

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *