Jeremi Sangat Bersyukur Operasi Katarak Tuntas Berkat Adanya JKN

Jeremi Miha
Jeremi Miha
banner 468x60

“Sebelum dilakukan operasi waktu itu saya pastikan kembali kepada dokter dan petugas rumah sakit kalau operasinya bisa dijamin oleh JKN dan dijelaskan kalau memang bisa dijamin, sehingga merasa tenang dalam proses operasi tanpa harus memikirkan lagi biaya yang harus dikeluarkan, karena biaya untuk operasi pastilah sangat mahal dan itu akan cukup berat untuk saya membayarnya jika tidak ditanggung oleh JKN,” kata Jeremi Miha.

KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Menjaga kesehatan mata agar selalu sehat adalah kewajiban untuk semua orang karea dengan mata yang sehat maka dapat dipastikan semua aktifitas dapat dilakukan dengan baik, begitu juga sebaliknya ketika mata tidak sehat maka akan mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas dengan normal.

Read More
banner 300250

Sehingga kesehatan mata adalah hal yang harus diketahui dan diterapkan sejak dini agar mata dapat selalu sehat sampai usia tua nanti.

Jangan sampai saat masih muda mata sudah sakit dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Jeremi Miha (26) merupakan salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sedang menjalani pengobatan karena penyakit katarak.

Ia terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen peserta penerima upah (PPU) di salah satu instansi pemerintah di Kota Kupang.

Dia sudah melaksanakan operasi katarak, operasi yang dilakukan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Sehingga saat ini penglihatannya sudah normal kembali dan dapat melakukan aktivitas seperti biasa kembali.

“Pertama kali tahu ada katarak di mata saya itu karena ada teman yang lihat. Kaget juga karena saya juga tidak terlalu memperhatikan mata saat itu. Teman menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan untuk memastikan apa benar itu katarak. Awalnya saya pergi melakukan pemeriksaan ke puskesmas tempat terdaftar sebagai peserta JKN. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata benar itu ada katarak dan dokter memberikan rujukan ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan lebih lanjut. Sesampai di rumah sakit saya dilayani langsung oleh petugas administrasi dengan sangat baik dan cepat. Selanjutnya di rumah sakit kembali dilakukan pemeriksaan oleh dokter, setelah itu dokter menyarankan untuk dilakukan operasi,” ujar Jeremi.

Sebelum dilakukan operasi, Jeremi melakukan beberapa kali kontrol terlebih dahulu, ia rutin melakukan kontrol sebelum dilakukan operasi.

Menurut Jeremi operasi yang dilakukan tidak sakit dan waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan operasi tidak lama.

Sekarang dia sudah dapat bernafas lega karena operasi sudah selesai dilaksanakan. Matanya juga sudah dapat melihat dengan normal kembali, sekarang dia hanya butuh rutin kontrol.

Menurut Jeremi pelayanan yang di dapatkan selama pengobatan katarak sangatlah baik. Ia merasa dilayani cepat dan sigap, baik itu di puskesmas maupun di rumah sakit.

Sampai dengan saat ini ia masih melakukan kontrol ke rumah sakit dan dilayani dengan baik. Ia berharap semua peserta JKN dapat dilayani dengan baik seperti dirinya sehingga puas dengan pelayanan yang di dapatkan.

Ia juga mengungkapkan tidak ada perbedaan pelayanan yang di dapatkan olehnya sebagai peserta JKN jika dibandingkan dengan pasien umum itu sama saja menurut Jeremi.

“Sebelum dilakukan operasi waktu itu saya pastikan kembali kepada Dokter dan petugas rumah sakit kalau operasinya bisa dijamin oleh JKN dan dijelaskan kalau memang bisa dijamin, sehingga ia bisa tenang dengan dalam proses operasi tanpa harus memikirkan biaya yang harus dikeluarkan. Karena biaya untuk operasi pastilah sangat mahal dan itu akan cukup berat untuk saya membayarnya jika tidak ditanggung oleh JKN. Saat ini saya hanya fokus pada penyembuhan pasca operasi karena biaya sudah ditanggung penuh oleh program JKN,” ungkap Jeremi.

Jeremi merasa tidak keberatan jika gajinya dipotong setiap bulan untuk membayar kartu JKNnya, karena itu sangatlah kecil jika dibandingkan dengan manfaat yang sudah ia dapatkan sebagai peserta JKN. Meskipun kedepannya sudah tidak kontrol lagi nanti karena mata sudah sembuh total tapi Jeremi yakin iurannya yang dibayarkan setiap bulan dapat membantu peserta lain yang sedang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan. (gi/is/ade)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *