“Jadi dalam RUPS ini sudah disepakati agar Bank NTT mendukung program prioritas pemerintah minimal satu program yang dilakukan baik provinsi maupun kabupaten/kota. RUPS tahun ini berlangsung baik sekalipun cukup lama karena pemegang saham mengecek secara detail apa saja yang dilakukan Bank NTT baik tentang aset,pengembangan bisnis sehingga pemegang saham memahami tentang apa saja yang dimiliki Bank NTT secara baik,” kata Melkiades Laka Lena.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menyatakan komitmennya mendukung program prioritas yang dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2025 yang berlangsung di Kantor Gubernur NTT yang dihadiri para pemegang saham , Minggu (24/5/2026).
Kegiatan RUPS dipimpin Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) juga dihadiri oleh jajaran Direksi Bank NTT serta seluruh Kepala Daerah (Bupati dan Penjabat Bupati/Wali Kota) dari 22 kabupaten/kota se-Provinsi NTT selaku pemegang saham, termasuk Direksi perwakilan dari Bank Jatim serta Dirut Bank NTT , Charlie Paulus serta jajaran direksi Bank NTT.
Diketahui agenda dari RUPS tahun ini antara lain agenda utama berfokus pada pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja tahun buku 2025. Salah satu poin penting adalah penetapan pembagian laba bersih (dividen).
Menurut Gubernur NTT, sesuai hasil laporan yang disampaikan , para pemegang saham sepakat menerima laporan dari jajaran direksi dan komisaris Bank NTT.
“Untuk deviden bagi pemegang saham sudah diputuskan bahwa sama dengan tahun lalu,” kata Gubernur Melkiades Laka Lena yang didampingi para bupati dan wali kota sebagai pemegang saham Bank NTT.
Ia juga menambahkan dalam RUPS yang juga dihadiri pemegang saham seri B juga ditetapkan agar Bank NTT mendukung satu program strategis yang dilakukan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota .
“Jadi dalam RUPS ini sudah disepakati agar Bank NTT mendukung program prioritas pemerintah minimal satu program yang dilakukan baik provinsi maupun kabupaten/kota. RUPS tahun ini berlangsung baik sekalipun cukup lama karena pemegang saham mengecek secara detail apa saja yang dilakukan Bank NTT baik tentang aset,pengembangan bisnis sehingga pemegang saham memahami tentang apa saja yang dimiliki Bank NTT secara baik,” kata Melkiades Laka Lena.
Selain itu kata dia juga dibahas pula mengenai rencana tambahan setoran modal untuk tahun buku 2026 guna memperkuat struktur permodalan bank sesuai standar OJK.
Ia mengatakan dalam RUPS juga terdapat penambahan modal berupa saham dari Pemerinah Provinsi Nusa Tenggara Timur Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar dan Kabupaten Alor menambah modal sebesar Rp3 miliar.
Rups yang dilaksanakan ini sebagai lanjutan RUPS Bank NTT yang berlangsung di Aula Hotel Flores Mandiri, Kabupaten Ende, pada Jumat (15/05/2026) lalu. (ben)






