“Itu sangat bahaya sekali kalau tiba-tiba muatannya jatuh pasti akan terkena pengguna jalan yang ada di belakangnya. Kami berharap kepada pihak terkait agar ada sanksi tegas bagi para sopir angkutan galian C yang melanggar aturan,” kata John Liman.
KUPANG,MEDIASINTT.COM – Warga Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengeluhkan karena masih banyaknya truk galian C tanpa penutup terpal yang melintas di jalan raya membuat pengguna jalan miris.
Bisa dibayangkan apabila bongkahan galian C itu jatuh lalu menimpa pengendara motor atau pengemudi mobil di belakangnya maka kecelakaan pastinya tak bisa dihindari.
Seperti terpantau di Jalan Raya Herewila, El Tari, W.J Lalamentik, Timor Raya maupun jalan Fras Lebu Raya serta ruas jalur 40, jln Fetor Foenay, Kecamatan Maulafa.
Salah satu pengguna jalan, John Liman, mengaku miris dan waswas saat berada di belakang truk angkutan galian C yang banyak melintas diberbagai ruas jalan padat arus lalulintas di Kota Kupang.
Apalagi muatannya sudah overload dan bongkahan galian C berukuran besar maupun tanah putih apalagi saat ini kondisi angina kencang dimana abu muatan truk bisa tertiup angina sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan maupun penegakan aturan lalu lintas dilakukan Satlantas Polresta Kupang Kota.
“Itu sangat bahaya sekali kalau tiba-tiba muatannya jatuh pasti akan terkena pengguna jalan yang ada di belakangnya. Kami berharap kepada pihak terkait agar ada sanksi tegas bagi para sopir angkutan galian C yang melanggar aturan,” kata John Liman.
Menanggapi hal ini, Kasatlantas Polres Kupang Kota AKP Triken Deayomi mengaku pihaknya selalu rutin melakun himbauan secara langsung kepada para sopir angkutan galian C untuk menutup muatannya dengan menggunakan terpal. (ben)






