Gubernur Viktor Laiskodat Meresmikan Fasilitas Air Bersih di Desa Oenoni

Masyarakat Desa Oenoni, Kecamata Amarasi menyambut Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dengan tarian, Rabu (9/3/2022) (Foto Prokompim Kabupaten Kupang).
banner 468x60

“Tantangan besar yang dihadapi pemerintah NTT seperti perbaikan jalan, stunting dan kemiskinan.Tantangan tersebut juga merupakan beban bagi pemerintah dalam membangun NTT yang lebih baik,” kata Guberur Viktor.

Oelamasi, MediasiNTT.Com – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meresmikan pembangunan fasilitas air bersih bagi kebutuhan masyarakat di Desa Oenoni, Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang, Rabu (9/3/2022).

Read More
banner 300250

Pembangunan air bersih merupakan hasil kerjasama Pemkab Kupang dengan Goerge Fischer dan Waha Mitra Indonesia (WMI).

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Kupang Korinus Masneno, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Country Director WMI Jan Daniel, Anggota DPRD Provinsi, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya mengatakan air merupakan kebutuhan dasar manusia dibumi.

Aneh memang kata dia jika untuk air bersih Gubernur haru datang ke Desa Oenoni namun karena airnya berbeda dengan air lainnya, maka saya hadir di Desa Oenoni II.

Pemerintah Propinsi dan masyarakat dikatakan Viktor Bungtilu Laiskodat mengucapkan terima kasih kepada WMI karena tidak semua bisa melakukan hal yang sama seperti dilakukan WMI.

Gubernur berharap kerja sama ini bisa berjalan sesuai harapan masyarakat.

Dijelaskan Gubernur Viktor, masih ada budaya kita menghambat pembangunan karena salah satu tantangan besar seperti perbaikan jalan, stunting dan kemiskinan.

Tantangan tersebut juga merupakan beban bagi pemerintah dalam membangun NTT yang lebih baik.

Gubernur minta para camat hingga kades untuk mendesain masyarakat yang berkualitas agar bisa menjadi pembelajaran untuk kemajuan pembangunan baik soal jalan, pendidikan, kemiskinan maupun soal air.

Pemerintah akan terus membantu secara bertahap sesuai dengan budget yang tersedia. Jika semuanya berjalan dengan baik, maka pemerintah menyiapkan generasi-generasi terbaik di NTT untuk mengisi pembangunan secara baik.

Laiskodat juga berharap agar masyarakatnya bisa bekerja dengan rajin agar Pemerintah bisa membantu membawa perubahan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur NTT dan rombongan yang turut hadir bersama masyarakat Desa Oenoni II untuk peresmian air minum melalui kerja sama Pemkab Kupang dengan WMI.

Hari ini telah dibangun di Kabupaten Kupang, khususnya di desa Oenoni II yang mendapat air dan pengembangan jaringan hingga 180 dan akan ditambah 120 jaringan lagi.

Pada kesempatan ini juga, Korinus Masneno, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT karena selama masa pemerintahannya, jalanan dari desa Bokong Kecamatan Takari hingga Kecamatan Amfoang sudah diperbaiki.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang mengucapkan terima kasih kepada WMI, semoga kerja sama ini tidak sampai disini melainkan berlanjut untuk ke depannya,” kata Bupati Kupang.

Country Director WMI Jan Danial dalam sambutannya mengatakan, dibangunnya Sarana Air Sehat (Air Minum) dan instalasi pipa air ke rumah penduduk di Desa Oenoni II dikarenakan kesulitan air bersih oleh masyarakat yang disebabkan oleh jauhnya sumber air dari perkampungan hingga menempuh jarak 2 km untuk mendapatkan air bersih.

Oleh sebab itu, Yayasan WMI melakukan survey pada tahun 2020 di Desa Oenoni II dan pada tanggal 26 Juni 2021 dibentuk Komite pembangunan Sarana Air Sehat (Air Minum) dan instalasi pipa air ke rumah penduduk yang disponsori oleh Yasyasan Waha Mitra
Indonesia (WMI) Cabang Kupang yang bergerak di bidang pembangunan
Sarana Air Sehat (Air Minum) dengan standar sistem Tugu kran.

Danial melanjutkan, instalasi pipa air ke rumah penduduk sendiri merupakan inovasi baru yang dilakukan oleh WMI berdasarkan permintaan dan masukkan dari masyarakat desa dan untuk pengerjaannya didukung dari sumbangan masyarakat dan Pemerintah Desa Oenoni II.

Dirinya menyatakan, secara praktis air yang disediakan oleh Yayasan WMI ini sudah memenuhi standar WHO dan memiliki kualitas air minum, dimana air ini siap diminum tanpa perlu dimasak.

Besar harapan Danial, kiranya masyarakat desa Oenoni II bisa saling tolong menolong dalam menggunakan barang tersebut untuk membangun masyarakat yang lebih baik dalam hal pengadaan air minum sehat.(Rio/Gige)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.