PLN Jamin Limbah Pembakaran Batubara PLTU Bolok Tidak Berbahaya

Bupati Kupang, Korinus Masneno (kiri) usai penandataganan kerjsama Manager PT.PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Timor, Aris Kurniawan (Prokompim Kabupaten Kupang).
banner 468x60

” Pemanfaatan limbah yang berasal dari pembakaran batubara atau FABA merupakan suatu langkah positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Kupang,” kata Bupati Masneno.

Kupang, MediasiNTT.Com – Perusahan Listrik Neger (PLN) Unit Pembangkit Timor menjamin limbah hasil  pembakaran batubara atau fly ash bottom ash (FABA) yang dihasilkan dari PLTU Pembangkit Timor di Bolok bukan merupakan bahan berbahaya atau beracun.

Read More
banner 300250

Penegasan itu disampaikan Manager PT.PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Timor, Aris Kurniawan pada acara penandatanganan kesepakatan bersama antara PT.PLN (Persero) Unit Pelaksana Pembangkitan Timor dengan Pemerintah Kabupaten Kupang di Oelamasi, Kamis 20/1/2022.

Ia melanjutkan, pemanfaatan dan pengelolaan tenaga ketenagalistrikan yang dalam operasionalnya menghasilkan limbah non berbahaya dan beracun bermaksud untuk mensinergikan tanggungjawab sosial dan lingkungan terhadap sumber limbah hasil pembakaran batubara pada Boiler Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bolok Kabupaten Kupang.

Untuk PLTU Bolok sendiri lanjut Aris Kurniawan kalau FABA memiliki sejumlah manfaat seperti untuk bahan baku pengecoran, bahan baku semen, batako hingga paving blok.

Sementara Bupati Kupang Korinus Masneno pada kesempatan itu menyambut baik kerjasama tersebut sebab menurutnya banyak manfaat dan nilai tambah yang diperoleh.

Secara teknis kata Bupati Masneno sudah paham bahwa FABA telah lolos uji dan tidak mencemari lingkungan.

Hal itulah kata Bupati Masneno sangat merespons kelebihan FABA, yang bermanfaat sebagai bahan baku konstruksi.

Dalam kesempatan tersebut dirinya berharap agar pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Kupang dapat mempergunakan beton seperti pada ruas jalan menuju Kantor Camat Fatuleu Tengah dan Oesena mampu bertaham lama.

Bupati katakan bahwa ia sudah bicarakan dengan Kadis PU untuk hal tersebut.

Pemanfaatan limbah yang berasal dari pembakaran batubara atau FABA, menurut Bupati Korinus merupakan suatu langkah positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Terlebih jika hal tersebut dilakukan oleh para UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah). Dengan memakai FABA, ongkos produksi turun, keuntungan naik, untuk pertumbuhan ekonomi pasca covid 19 dan badai seroja. Kedepan, Bupati Korinus harapkan, akan ada lagi program-program yang membangun untuk keefektifan dan keefisien dalam peningkatan UMKM,”tutupnya Masneno dalam acara yang juga dihadiri para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang. (Rio)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.