[adsense_aicp_iklan1]

Oknum Anggota Kepolisian Di NTT Diduga Rampas Sepeda Motor Wartawan

ilustrasi
ilustrasi

“Kejadian itu berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026 saat istri sah meminta saya untuk menulis terkait laporan polisi pada September 2025 tentang penelantaran istri dan anak-anak, namun sebelum berita diturunkan wajib menelusuri secara menyeluruh rangkaian proses,” kata Fian.

KUPANG, MEDIASINTT.COM –  Seorang oknum anggota Kepolisian yang bertugas disalah satu unit pelayanan kesehatan dalam naungan  Polda NTT diduga melakukan perampasan sepeda motor milik wartawan ketika sedang  peliputan berita.

[adsense_aicp_iklan4]

Diketahui wartawan tersebut melakukan peliputan sesuai permintaan  istri sah dari oknum polisi berinisal D  yang diduga telah menelantarkan istri dan anak-anak terhitung  delapan  tahun.

Demikian disampaikan  Fian  wartawan DeteksiNTT.com ketika ditemui di Depan Mapolda NTT saat melaporkan kejadian itu pada Jumat, 13 Maret 2026 di Polda NTT.

[adsense_aicp_iklan2]

Menurut dia  kejadian itu berlokasi di Kecamatan Oebobo Kelurahan Oebufu Kota Kupang.

“Kejadian itu berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026 saat istri sah meminta saya untuk menulis terkait laporan polisi pada September 2025 tentang penelantaran istri dan anak-anak, namun sebelum berita diturunkan wajib menelusuri secara menyeluruh rangkaian proses,” kata Fian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari istri sah oknum Polisi tersebut, bahwa suaminya sedang berada di rumah Wanita Idaman Lain (WIL) sehingga wartawan deteksi .NTT.com bergerak cepat ke Lokasi , setibanya di lokasi dan mengangkat Camera untuk merekam kejadian itu karena terjadi pertengkaran, oknum polisi langsung menuju ke arah wartawan langsung mengayun pukulan pada wajah wartawan, namun wartawan menangkis dan menghindar, jelasnya.

Wartawan merekam kejadian karena istri sah oknum Polisi itu berada di lokasi dan sudah terjadi pertengkaran antara WIL dan istri sah  oknum Polisi itu. Oleh sebab itu diduga oknum Polisi itu tidak mau untuk merekam kejadian itu sehingga melakukan intimidasi dan berakhir pada perampasan kendaraan wartawan.

Saat itu juga wartawan berusaha untuk menghindari oknum polisi yang sedang membabi buta itu, kemudian oknum polisi itu tetap mengejar wartawan DeteksiNTT.com terus hingga wartawan meninggalkan TKP dan motor milik wartawan tinggal di tempat itu. Oknum Polisi itu mengambil motor wartawan hingga saat ini masih menahan motor wartawan di TKP.  Maka wartawan telah melaporkan kejadian itu di Propam Polda NTT pada Jumat, 14 Maret 2026 Siang.

Wartawan Mediasintt.com sedang berupaya untuk menghubungi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Nusa Tenggara Timur, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, namun masih belum dapat dihubungi terkait adanya kasus dugaan perampasan sepeda motor milik wartawan itu. (ben)

[adsense_aicp_iklan3]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *