“Menyangkut tema penelitianya ditentukan oleh mitra misanya bagaimana mengatasi kemiskinan ekstrem, kesehatan, lingkungan sesuai kebutuhan daerah. Misalnnya di Kota Kupang terkait penanganan sampah,mungkin terkait peternakan, maupun ekonomi,” kata Jefri Bale.
KUPANG, MEDIASINTT.COM – Universitas Nusa Cendana Kupang mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 miliar untuk mendukung kegiatan penelitian dan pengabdian di enam kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 2026.
Iklan Google AdSense
“Kami mengalokasikan dana Rp1 miliar masing-masing kabupaten/kota dalam mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan masyarakat. Penelitian dilakukan sesuai kebutuhan daerah,” kata Rektor Undana Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) di Hotel Harper, Senin (23/2/2026).
Enam kabupaten/kota yang mendapat dana untuk kegiatan penelitian dari Undana yaitu Kota Kupang, Kabupaten Ngada di Pulau Flores, Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah di Pulau Sumba serta Kabupaten Rote Ndao dan Kabupaten Kupang.
Rektor Undana menekankan agar kegiatan penelitian dan pengabdian yang dilakukan benar-benar memberikan dampak yang lebih besar bagi kepentingan masyarakat setempat.
Ia mengatakan sudah banyak dilakukan Undana dalam bentuk penelitian dan pengabdian, namun kegiatan yang dilakukan pada 2026 dengan model yang bisa dipertangungjawabkan, sehingga setiap pemerintah daerah yang menjadi mitra dialokasikan anggaran Rp1 miliar.
“Menyangkut tema penelitianya ditentukan oleh mitra misanya bagaimana mengatasi kemiskinan ekstrem, kesehatan, lingkungan sesuai kebutuhan daerah. Misalnnya di Kota Kupang terkait penanganan sampah,mungkin terkait peternakan, maupun ekonomi,” kata Jefri Bale.
Rektor Undana Jefry Bale berharap dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai momen untuk melakukan evaluasi internal terkait capaian indicator kinerja utama (IKU) sebagai wujud pertangungjawaban public terhadap kegiatan yang dilakukan Undana pada 2025.
Ia mengatakan arah kinerja yang dilakukan Universitas Nusa Cendana merujuk poada delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Dikti serta enam IKU tambahan sebagai bagian dari strategi pengembangan universitas.
Menurut dia capaian Kinerja IKU Undana pada 2025 per unit fakultas melalui aplikasi E-Kinerja Undana tercatat mencapai nilai 78,93 persen sesuatu capaian yang sangat baik, sekalipun perlu dilakukan pembenahan terhadap sejumlah kegiatan pada tahun kerja 2026.
Sementara itu Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama (BPKS) Undana, Yefri C. Adoe, S.E., M.AP. mengatakan k egiatan RTM adalah suatu kegiatan forum formal tertinggi dalam sistem manajemen mutu yang dilaksanakan secara berkala oleh manajemen puncak BLU Undana.
Ia mengatakan kegiatn RTM melibatkan semua unsur pimpinan tinggi universitas dan unit kerja demi mengevaluasi kinerja sistem, memastikan kesinambungan, kecukupan, dan efektivitas, agar memperoleh rekomendasi perbaikan yang dapat ditindaklanjuti sekaligus memantapkan dan menetapkan rencana program kagiatan dan anggaran berbasis kinerja di tahun berjalan untuk dilaksanakan secara bersinergi demi mencapai tujuan dan visi, misi dari kepemimpinan saat ini.
Kegiatan RTM Universitas Nusa Cendana kali ini kata dia merupakan kegiatan RTM perdana dalam manajemen kepemimpinan Prof. Jefri Bale sebagai Rektor Undana yang baru.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dan fundamental sebagai dasar pijak untuk mengimplementasikan visi dan misi Asta Cita presiden RI dan juga kesinambungan antara visi-misi Kemdiktisaintek dengan visi-misi kerja kepemimpinan Rektor saat ini,” kata Yefri C. Adoe. (Ade)
Iklan Bersponsor Google






