Iklan Google AdSense

Dukung Penggunaan Kendaraan Listrik, PLN Bangun 38 SPKLU Di NTT

Lokasi SPKLU yang telh dibangun PLN di NTT
Info grafis Lokasi SPKLU yang telh dibangun PLN di NTT

“PLN terus menambah fasilitas SPKLU di Kota Kupang apalagi saat ini sudah semakin banyak kendaraan listrik yang dipasarkan ke NTT khususnya Kota Kupang,” kata Rifki

KUPANG, MEDIASINTT.COM – PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT)  telah membangun 38 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tiga pulau besar yakni Flores, Timor dan Sumba dalam mendukung penggunaan mobil listrik.

Bacaan Lainnya

Iklan Google AdSense

“PLN telah membangun 38 SPKLU di NTT , selama ini kita tau kalau untuk kendaraan umum yang mengguakan BBM pengisian BBM dilakukan di SPBU, namun untuk kendaraan listrik dilakukan di SPKLU. PLN sebegai penyedia tenaga listrik  terus mengembangkan ekositem SPKLU baik untuk penugasan maupun diluar penugasan untuk mendukung program pemerintah dalam penggunaan mobil listrik,” kata  Manager Pelayanan Pelanggan  PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT)  Rifki Ardiansah ketika ditemui Mediasintt.com di Kupang, Selasa.

Dikatakannya SPKLU  yang dibangun di Pulu Flores terdapat di setiap ibu kota kabupaten sepajang jalan  lintas Flores mulau dari Manggarai Barat, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere dan Flores Timur.

Selain itu di Pulau Sumba dan Pulau Timor Juga telah dibangun fasilitas SPKLU.

Khusus di Kota Kupang kata dia telah dibangun lebih dari lima SPKLU tersebar di berbagai lokasi public seperti rumah sakit Mami, sekitar kawasan tempat perbelanjaan umum, caffe.

“PLN terus menambah fasilitas SPKLU di Kota Kupang apalagi saat ini sudah semakin banyak kendaraan listrik yang dipasarkan ke NTT khususnya Kota Kupang,” kata Rifki didampingi staf Komunikasi PLN PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) , Rey Ratu.

Ia menjelaskan apabila untuk penugasan fasilitasnya disiapkan oleh PLN, namun apabila dilakukan melalui pola kerjasama  melalui skema kemitraan dengan pihak ketiga maka fasilitas SPKLU bisa disiapkan pihak ketiga yaitu badan usaha yang ingin mengembangkan ekosistem usaha SPKLU.

“PLN akan siapkan mesinnya apabila ada lahan milik masyarakat yang bisa dijadikan lokasi SPKLU ,apabila masyarakat  ada yang memiliki lahan dan siap untuk pengadaan mesin SPKLU sendiri juga bisa dilakukan,” kata Rifki.

Manager Pelayanan Pelanggan PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) Rifki Ardiansah (kiri) didampingi staf Komunikasi PLN PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) , Rey Ratu (kanan)
Manager Pelayanan Pelanggan PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) Rifki Ardiansah (kiri) didampingi staf Komunikasi PLN PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur (NTT) , Rey Ratu (kanan)

Dikatakannya  semua kantor PLN telah memiliki fasilitas SPKLU yang bisa digunakan oleh penggunakan kendaraan listrik untuk mengisi daya listrik.

Dikatakannya PLN akan terus mengandeng semua dealer kendaraan listrik di NTT seperti dealer mobil  Chery, Wuling, serta Hunday  untuk mendapat masukan terkit pengembangan SPKLU di NTT.

Selain itu PLN juga memiliki program Home Charging Services (HCS) gun membantu masyarakat yang ingin melakukan pengisian daya di rumah dengan mudah melalui layanan Home Charging Services  di melalui diskon 50 persen untuk biaya penyambungan. (ben)

 

 

Iklan Bersponsor Google

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *