“Salah satu masalah terbesar di Kabupaten Kupang yaitu tingginya jumlah anak putus sekolah, salah satu penyebab banyak masyarakat Kabupaten Kupang masih hidup dibawah garis kemiskinan,” kata Yosef Lede.
KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Kabupaten Kupang menjadi wilayah yang pertama sebagai lokasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Iklan Google AdSense
Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Lakalena bersama Bupati Kupang Yosef Lede melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat, di Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Selasa (21/1/2026).
Yosef Lede mengtakan Pemerintan dan masyarakat Kabupaten Kupang sangat bersyukur kepada Presiden RI dan Gubernur NTT atas kepercayaan mereka membangun salah satu program prioritas Presiden RI, Sekolah Rakyat, untuk yang pertama di Provinsi NTT di wilayah Kabupaten Kupang.
Yosef Lede mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat di wilayah Kabupaten Kupang, akan membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah anak putus sekolah.
“Salah satu masalah terbesar di Kabupaten Kupang yaitu tingginya jumlah anak putus sekolah, salah satu penyebab banyak masyarakat Kabupaten Kupang masih hidup dibawah garis kemiskinan,” kata Yosef Lede.
Dia mengatakan Sekolah Rakyat pertama di NTT ini dibangun di Kabupaten Kupang maka tentu anak Kabupaten Kupang harus menjadi prioritas utama untuk bersekolah disini.
“Kita semua harus sepakat bahwa kehadiran Sekolah Rakyat ini adalah anugerah dari Tuhan, dan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat ini adalah realisasi dari janji Presiden RI untuk berupaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa”, jelas Yosef Lede.
Yosef Lede menambahkan, tidak bisa dipungkiri bahwa Sekolah Rakyat bisa dibangun Tujuh unit dengan pertama dibangun di Kabupaten Kupang, adalah hasil perjuangan Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang, yang dengan gigih dan tanpa lelah melobi Pemerintah Pusat.
Menurut dia masyarakat Kabupaten Kupang agar memanfaatkan kehadiran Sekolah Rakyat, selain untuk meningkatkan derajat pendidikan, juga untuk meningkatkan perekonomian.
Sementara itu Gubernur NTT Emanuel Melkiades Lakalena mengatakan, kemiskinan adalah penyakit masyarakat turun temurun yang masih dialami sebagian besar masyarakat di Provinsi NTT, dan oleh karena itu kehadiran Sekolah Rakyat adalah bagian dari upaya Presiden RI untuk memutus rantai kemiskinan tersebut.
Dijelaskan, dengan semua anak – anak bisa merasakan bangku pendidikan, maka dengan sendirinya pikiran menjadi terbuka untuk bekerja berusaha keluar dari garis kemiskinan.
“Apapun kondisinya kita harus menyukseskan program Sekolah Rakyat ini di NTT, Bupati Kupang telah membuktikan kerja kerasnya yang harus didukung semua elemen masyarakat Kabupaten Kupang. Pemerintah Provinsi NTT tentu akan mendukung total keberadaan Sekolah Rakyat ini, termasuk perbaikan sarana jalan nantinya”, urai Melki Lakalena. (Ade)
Iklan Bersponsor Google






