Penyidik Kejaksaan Negeri Flores Timur Geledah SMKN I Larantuka

banner 468x60

“Indikasi kerugian sementara dalam kasus ini mencapai Rp321.168.518,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi NTT, A. A. Raka Putra Dharmana.

KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Flores Timur melakukan penggeledahan di SMKN I Larantuka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2022 dengan kerugian negara mencapai Rp321.168.518.

Penggeledahan yang berlangsung, Selasa (2/7/2024) di ruangan SMKN 1 Larantuka di Jl. Soekarno Desa Tiwatobi, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur dipimpin Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Flores Timur, Cornelis S. Oematan bersama sejumlah penyidik.

Para penyidik melakukan penggeledahan disaksikan 26 orang guru SMKN 1 Larantuka, dua orang pemerintah setempat, Ketua Komite SMKN 1 Larantuka serta tiga orang anggota Kepolisian dari Polres Flores Timur.

Dalam penggeledahan itu penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Larantuka menyita 54 dokumen terkait dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana BOS TA2022.

Dokumen itu disita dari Lusia Yasunta Tuti Fernandez selaku Kepala SMKN 1 Larantuka.

Penyitaan berbagai dokumen itu juga disaksikan Kepala Desa Tiwatobi Yosep D. Lamablawa, Wakil Kepala SMKN 1 Larantuka bagian Humas Yohanes Ratu Koten.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi NTT, A. A. Raka Putra Dharmana menjelaskan proses penggeledahan yang berlangsung selama delapan jam mulai Pukul 08.00 Wita hingga Pukul 15.30 Wita berlangsung dengan aman. (Ben)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *