Terjadi 142 Gempa Susulan Di Nagekeo

Gempabumi susulan terjadi di Kabupaten Nagekeo.
Gempabumi susulan terjadi di Kabupaten Nagekeo.
banner 468x60

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ),” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. DARYONO.

KUPANG MEDIASI NTT.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi ada 142 gempa susulan setelah sebelumnya terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 mengguncang di barat laut wilayah Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis (25/1/2024).

Read More
banner 300250

BMKG mencatat hingga Jumat (26/1) pukul 05.30 Wita terjadi 142 kali gempa susun di wilayah Kabupaten Nagekeo.

Gempa susuan yang terjadi di Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores itu terletak pada kordinat 8,32 LS,121.17 BT atau tepatnya di laut arah Barat Laut Mbay pada 27 km.

Sebelumnya pada Kamis (25/1) Pukul 19.24.13 WIB Laut Flores diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,6 dengan episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,26° LS ; 121,17° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 48 Km arah Barat Laut Mbay, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 10 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. DARYONO mengatakan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi di Kabupaten Nagekeo dengan magnitudo 5,6 merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back Arc Thrust ).

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ),” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. DARYONO.

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Ruteng, Waingapu, Bajawa, Ende, Maumere, Labuan Bajo dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Sementera guncangan gempa juga dirasakan di Kupang dengan skala intensitas II MMI. (Ben)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *