Puluhan Rumah Warga Labuan Bajo Diterjang Puting Beliung

Puluhan rumah warga di Labuan Bajo, Kelurahan Kabir, Kecamatan Pantar Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur rusak akibat terjangan angin puting beliung, Rabu (24/1/2024). Foto BPBD Kabupaten Alor.
Puluhan rumah warga di Labuan Bajo, Kelurahan Kabir, Kecamatan Pantar Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur rusak akibat terjangan angin puting beliung, Rabu (24/1/2024). Foto BPBD Kabupaten Alor.
banner 468x60

Tim reaksi cepat dari BPBD Kabupaten Alor belum bisa mencapai lokasi kejadian dikarenakan kondisi cuaca ekstrem dan harus menyeberangi laut,” kata Feliana Djahamou.

KUPANG, MEDIASI NTT.COM – Puluhan rumah warga di Labuan Bajo, Kelurahan Kabir, Kecamatan Pantar Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur rusak akibat terjangan angin puting beliung yang melanda daerah itu pada Rabu (24/1/2024).

Read More
banner 300250

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Alor Feliana Djahamou menyebutkan peristiwa angin puting beliung terjadi pada Pukul 15.02 Wita pada saat daerah itu sedang diguyur hujan yang cukup lebat.

Wilayah yang terdampak bencana angin puting beliung menimpa warga di lingkungan dua Labuan Bajo yaitu RT007/RW004 dan RT009/RW005 Kelurahan Kabir Kabupaten Alor.

Ia menyebutkan berdasarkan laporan Camat Pantar kepada BPBD Kabupaten Alor menyebutkan rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung mencapai 33 unit terdiri dari 24 rumah warga rusak berat dan sembilan unit rusak ringan.

“Rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliaung sebagian besar rusak pada bagian atap rumah,” kata Feliana Djahamou.

Selain kerusakan rumah, satu orang warga dilaporkan mengalami luka ringan, dan satu unit perahu motor mengalami rusak berat akibat peristiwa tersebut.

Terjangan angin puting beliung ini juga menyebabkan terjadinya pemadaman listrik di wilayah itu. Sementara itu, warga yang terdampak bencana angin puting beliung sementara diungsikan ke rumah tetangga dan keluarga terdekat.

“Tim reaksi cepat dari BPBD Kabupaten Alor belum bisa mencapai lokasi kejadian karena kondisi cuaca ekstrem dan harus menyeberangi laut, namun kami terus berkoordinasi dengan Camat Pantar, TNI/Polri, dan unsur terkait lainnya untuk tindakan dan upaya penanganan selanjutnya,” kata Feliana Djahamou.

Sementara itu berdasarkan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat dari signature.bmkg, wilayah Kabupaten Alor masih berpotensi terjadi hujan lebat pada 25 hingga 26 Januari 2024. (Ben)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *