Ayodhia G.L Kalake Menerima Penghargaan Innovative Government (IGA) Award 2023

- Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L Kalake, SH., MDC, menerima penghargaan Innovative Government (IGA) Award 2023 karena dinilai berhasil melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan dan pembangunan
- Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L Kalake, SH., MDC, menerima penghargaan Innovative Government (IGA) Award 2023 karena dinilai berhasil melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan dan pembangunan
banner 468x60

Harapan kami di Kemendagri, inovasi jangan hanya untuk mendapatkan award, tetapi inovasi untuk membuat suatu sistem yang baik. Kalau sistemnya sudah baik, siapapun yang mengawakinya, sistem tersebut akan terus berjalan dan berkelanjutan, tidak tergantung sosok atau figur kepala daerah, karena kesuksesan dalam sebuah inovasi adalah membangun sistem,” ujar Tito Karnavian.

JAKARTA, MEDIASINTT.COM – Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G.L Kalake, SH., MDC, menerima penghargaan Innovative Government (IGA) Award 2023 karena dinilai berhasil melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Read More
banner 300250

Penghargaan itu diserahkan secara langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Selasa, 12 Desember 2023 lalu.

Innovative Government Award (IGA) merupakan kegiatan penilaian dan penghargaan tahunan dari Pemerintah Pusat yang diberikan kepada Pemerintah Daerah, atas keberhasilannya melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

Penghargaan itu telah dilaksanakan sejak tahun 2007, dan merupakan bentuk apresiasi pada pemerintah daerah yang telah menerapkan inovasi perbaikan penyelenggaraan pemerintah daerah. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian Indeks Inovasi Daerah yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri. Terdapat empat tahapan yang harus dilalui dalam penilaian tersebut, yakni tahapan penjaringan, tahapan pengukuran, tahapan penilaian, dan terakhir validasi lapangan.

Pada kesempatan itu, Menteri Tito Karnavian memberikan arahan kepada para kepala daerah.

“Harapan kami di Kemendagri, inovasi jangan hanya untuk mendapatkan award, tetapi inovasi untuk membuat suatu sistem yang baik. Kalau sistemnya sudah baik, siapapun yang mengawakinya, sistem tersebut akan terus berjalan dan berkelanjutan, tidak tergantung sosok atau figur kepala daerah, karena kesuksesan dalam sebuah inovasi adalah membangun sistem,” ujar Tito Karnavian.

Penghargaan IGA 2023 diserahkan pada Pemerintah Daerah yang terbagi dalam 10 kategori yaitu Kategori Daerah Tertinggal, Kategori Daerah Perbatasan Terinovatif, Kategori Kota Terinovatif, Kategori Kabupaten Terinovatif, Kategori Provinsi Terinovatif, Kategori Provinsi Sangat Inovatif, Kategori Kabupaten Sangat Inovatif, Kategori Kota Sangat Inovatif, Kategori Skor Tertinggi Regional, dan Kategori Pengirim Tercepat Inovasi.

Pada Kategori Daerah Tertinggal Terinovatif, ada tiga kabupaten dari Provinsi NTT yang mendapatkan penghargaan IGA 2023, yaitu Kabupaten Belu dengan Inovasi Unggulan Si-Penata RTLH dan Inovasi Cakes Belu, Kabupaten Sumba Barat Daya dengan Inovasi Unggulan PBB Online dan Inovasi Dewi Pero Konda dan Kabupaten Sumba Timur dengan Inovasi Unggulan Siberweb dan Inovasi Pengendalian Belalang Kembara Secara Gotong Royong.

Pada Kategori Provinsi Sangat Inovatif, ada dua provinsi di Indonesia yang mendapatkan penghargaan IGA 2023, yaitu Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Turut hadir dalam pemberian penghargaan itu, Kepala Bappelitbangda Provinsi NTT, Dr. Alfonsus Theodorus, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, serta gubernur, bupati dan walikota penerima penghargaan. (ade)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *