Video Kepala Sekolah Di Kabupaten Kupang Aniaya Guru Viral Di Media Sosial

Seorang guru di Kabupaten Kupang terlihat dipukul seorang rekan guru, (Tangkapan Layar)
banner 468x60

“Kejadian itu benar dan kami telah memutuskan Anselmus untuk sementara bekerja di Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang sampai persoalan ini selesai. Bahkan korban juga telah melaporkan persoalan itu ke Polres Kupang,” kata Imanuel Buan.

Oelamasi, MediasiNTT.Com – Sebuah video berdurasi 2,39 menit tentang aksi penganiayaan yang diduga dilakukan seorang Kepala Sekolah di SD Negeri Oelbeba, Kabupaten Kupag viral media sosial.

Dalam video itu seorang guru yang masih mengenakan pakaian dinas beratribut Pemkab Kupang berlari untuk menyelamatkan diri karena dikejar.

Seorang pria diduga bernama Dedy dan beberapa wanita mengejar dan menangkap sang guru yang terus berteriak minta ampun.

Bahka salah seorang rekan guru mencoba melerai namun tidak bisa berkutik karena seorang pria terus menariknya menuju sekolah.

Salah seorang pegawai yang diduga sebagai kepala Sekolah muncul lalu memukul sang guru secara berulang kali bahkan sempat menendang sang guru higga masuk kedalam area lapangan disekitar lokasi kejadian.

Sejumlah ibu-ibu rumah tangga juga turun gunung mencerca dan mengatai-ngatai pria yang beprofesi sebagai guru di Oelbeba, Kabupaten Kupang yang terus berteriak minta pertolongan namun tidak digubris.

Belum diketahui secara persis latar belakang persoalan pemukulan sang guru yang videonya menyebar luas di medias sosial itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan ketika dihubungi mengatakan telah menerima laporan dari korban atas nama Anselmus Nale yang mengaku dipukul Kepala Sekolah Alexander Niti.

“Kejadian itu benar dan kami telah memutuskan Anselmus untuk sementara bekerja di Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang sampai persoalan ini selesai. Bahkan korban juga telah melaporkan persoalan itu ke Polres Kupang,” kata Imanuel Buan seraya menyatakan menyesal karena persoalan itu turut melibatkan keluarga.

Kasus penganiayaan itu terjadi Rabu (1/6) sebagai dampak dari dinamika pertemuan para guru karena Anselmus Nale mengkritisi Kepala Sekolah Alexander Niti  yang diduga  jarang masuk sekolah. (Ade/Gige)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.