Kepala Balai Guru Penggerak NTT dan Dinas Pendidikan Bulungan Kunjungi SDI Danga

Kepala SDI Danga, Modesta Chlehang (KIRI) menerima Spesialis Sistem dan Kebijakan Program INOVASI Affifudin bersama tim, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr. Wirman Kasmayadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Suparmin Setto serta Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Ende Rd. Frans Betu, Rabu. (foto INOVASI)
banner 468x60

” Saya sangat mendukung guru-guru dan sekolah di Kabupaten Nagekeo yang ingin maju sebagai guru penggerak. Semoga lolos seleksi dan dapat menggerakkan guru-guru lainnya untuk terus maju. BGP punya kanal-kanal di media sosial dan website yang menyediakan informasi dan dukungan bagi para calon guru penggerak,” kata Dr. Wirman Kasmayadi.

Mbay, MediasiNTT.Com – Spesialis Sistem dan Kebijakan Program INOVASI Affifudin bersama tim, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr. Wirman Kasmayadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Suparmin Setto serta Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Ende Rd. Frans Betu, Rabu, 25 Mei 2022 mengunjungi SDI Danga di Kabupaten Nagekeo.

Read More
banner 300250

Turut mendampingi, Kepala Bidang Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nagekeo Blasius Adjo Bupu.

Rombongan diterima Kepala SDI Danga, Modesta Chlehang didampingi para guru dan pegawai setempat.

Kunjungan tersebut merupakan salah satu agenda interaktif dalam kegiatan Lokakarya Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Nagekeo yang digelar di Aula Setda Kabupaten Nagekeo, 24-25 Mei 2022.

Tujuan kunjungan adalah untuk melihat secara langsung kegiatan belajar mengajar di sekolah, melihat kondisi sekolah serta berinteraksi langsung dengan guru dan siswa. Hasil pengamatan akan menjadi materi diskusi dalam persiapan implementasi kurikulum merdeka pada tahun 2024 mendatang. Selain SDI Danga, sekolah lain yang dikunjungi adalah SDK Aeramo dan SDN Dhawedori.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengunjungi perpustakaan SDI Danga yang telah bekerja sama dengan Taman Bacaan Pelangi. Di perpustakaan, terdapat sekelompok siswa kelas tiga didampingi guru, yang sedang mempraktikkan membaca buku dan menjawab pertanyaan. Tujuannya untuk mengetes kemampuan siswa pada level membaca pemahaman. Kunjungan dilanjutkan pada setiap kelas untuk menyaksikan secara langsung strategi memgajar yang diterapkan serta memgetahui kemampuan siswa sesuai kompetensi yang diharapkan.

Spesialis Sistem dan Kebijakan Program INOVASI Affifudin dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya mengapresiasi antusiasme SDI Danga dalam menyambut dampingan INOVASI. “Dalam kunjungan hari ini, sekilas kami melihat bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Nagekeo, termasuk SDI Danga, telah menerapkan pembelajaran yang baik. Kelas-kelasnya literat dan kemampuan literasi yang ditampilkan siswa cukup baik,” katanya.

Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr. Wirman Kasmayadi, S.Pd., M.Si dalam kesempatan yang sama mendorong para guru, kepala sekolah dan pengawas untuk terus bergerak dan belajar.

” Saya sangat mendukung guru-guru dan sekolah di Kabupaten Nagekeo yang ingin maju sebagai guru penggerak. Semoga lolos seleksi dan dapat menggerakkan guru-guru lainnya untuk terus maju. BGP punya kanal-kanal di media sosial dan website yang menyediakan informasi dan dukungan bagi para calon guru penggerak,” kata Dr. Wirman Kasmayadi.

Spesialis Sistem dan Kebijakan Program INOVASI Affifudin bersama tim, Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr. Wirman Kasmayadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, Bulungan Provinsi Kalimantan Utara Suparmin Setto serta Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Ende Rd. Frans Betu saat berada di SDI Danga, Kabupaten Nagekeo. Rabu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan Drs. Suparmin Setto menyatakan bahwa berdasarkan pengalamannya, dampingan INOVASI di Kabupaten Bulungan membuahkan hasil yang luar biasa.

“Karena itu, saya berpesan agar Kabupaten Nagekeo memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk memajukan bidang pendidikan. Pengamatan saya, strategi mengajar sudah luar biasa, hanya dibutuhkan kesabaran ekstra dari para guru untuk mengajar anak dengan ceria,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Ende Rd. Frans Betu menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatannya dalam kegiatan lokakarya dan kunjungan ke SDI Danga, pihaknya berkeinginan agar ada kerjasama antara yayasan persekolaha katolik dengan INOVASI. “Semoga dapat diatur pertemuan antara INOVASI dengan Ketua Yayasan Persekolahan, demi meningkatkan kualitas pendidikan sekolah-sekolah katolik,” tegasnya. (Gige)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.