Sekalipun Dalam Pandemi COVID-19 Kinerja Bank NTT Mengalami Pertumbuhan Positif

Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho (kedua dari kanan) didampingi Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe (kanan) saat menerima dana penambahan saham dari Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (kedua dari kiri), Rabu. (foto Prokompim Kota Kupang),
banner 468x60

“Secara sistem akuntansi, pengakuan-pengakuan pendapatan yang akan datang dan sebagainya itu tidak lagi terjadi tetapi dengan beberapa pendekatan sistem akuntansi yang diterapkan regulator serta dibatasi regulasi, sehingga laba yang tercatat adalah yang riil,” kata Harry Alexander Riwu Kaho.

Kupang, MediasiNTT.Com – Kinerja Bank NTT terus menunjukkan trend pertumbuhan positif baik dari sisi dana maupun kredit.

Read More
banner 300250

Demikian dikatakan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho saat menerima penyerahan tambahan modal sebedar Rp10 miliar dari Pemerintah Kota Kupang.

Direktur Bank NTT yang didampingi Direktur Kepatuhan, Christofel Adoe mengatakan penambahan dana Rp10 miliar sebagai saham membuktikan komitmen Pemerintah Kota Kupang sebagai pemilik saham, sehingga menyetorkan modal kepada Bank NTT.

Dirut Bank NTT menegaskan dalam kondisi panemi covid-19 kinerja Bank NTT terus menunjukkan trend pertumbuhan positif baik dari sisi dana maupun kredit.

Secara pencapaian kinerja diakuinya belum optimal karena pihaknya sementara melakukan berbagai pembenahan di sisi internal, untuk memastikan bahwa sistem operasional memiliki level trust, validitas data benar-benar mencapai level tingkat kepercayaan yang baik.

“Secara sistem akuntansi, pengakuan-pengakuan pendapatan yang akan datang dan sebagainya itu tidak lagi terjadi tetapi dengan beberapa pendekatan sistem akuntansi yang diterapkan regulator serta dibatasi regulasi, sehingga laba yang tercatat adalah yang riil,” kata Harry Alexander Riwu Kaho.

Saat itu juga disampaikan, pertumbuhan laba Bank NTT sangat baik, bahkan sampai dengan 14 Maret, belum mencapai tiga bulan, namun Bank NTT membukukan laba sebesar Rp. 98 miliar.

Optimisme ini menurutnya memberikan suatu dampak yang sangat luar biasa bagi penataan kelembagaan serta penataan kinerja sehingga langkah-langkah pembenahan, penguatan SDM, refocusing bisnis serta revitalisasi berbagai unit menjadi strategi manajemen untuk peningkatan kinerja Bank NTT.

Diakui bahwa bantalan ratio CAR (Capital Adequacy Ratio/rasio kecukupan modal yang berguna untuk menampung risiko kerugian yang kemungkinan dihadapi bank) agar sebuah bank memiliki daya tahan terhadap resiko yang melekat pada operasional bisnis maka harus diakui Bank NTT berada pada level yang sangat sehat. Ratio CAR Bank NTT saat ini mencapai 25 persen.

Adapun ketentuannya delapan persen ditambah sedengan toleransinya tiga persen sehingga totalnya 11 persen, namun kondisi Bank NTT hari ini memiliki CAR 25 persen.

Diakui bahwa Bank NTT sempat kehilangan pendapatan karena restrukturisasi kredit setiap bulan bisa mencapai Rp 40 M, namun karena memiliki CAR yang cukup kuat serta memiliki ekspansi kredit yang cukup agresif akhirnya penundaan pendapatan bisa ditutupi.

Wali Kota Kupang, DR. Jefirstson Riwu Kore memberi apresiasi yang tinggi atas kinerja nyata dari Bank NTT yang selalu berkontribusi nyata dalam pembangunan di Kota Kupang.

Ia mengatakan sebagai pemegang saham, berterimakasih atas prestasi kerja yang luar biasa semenjak Harry Alexander Riwu Kaho menjabat sebagai Dirut Bank NTT.

“Karena memang prestasi yang luar biasa ini ibarat pohon yang kian tinggi, anginnya makin kencang dan goncangannya pun semakin keras. Orang yang tidak senang pun makin banyak karena keberhasilan kita.,” kata Jefritson Riwu Kore.

Wali Kota Kupang itu merasa bangga karena keberhasilan Bank NTT menjadi satu tanda bahwa kemajuan Bank NTT sangat berarti bagi pembangunan Kota Kupang.

Jefri menambahkan, membaca dan mendengar perkambangan Bank NTT sangatlah menggugah hati mereka, karena sebuah bank dengan CAR mencapai 25 persen itu sesuatu yang luar biasa, sehingga sebagai pemegang saham ingin supaya provitabilitas atau rentabilitas yang didapat juga menjadi gambaran keberhasilan bersama.

“Bisa dibayangkan ketika pandemi dan restrukturisasi kredit yang menjadi sumber pendapatan, namun tetap saja Bank NTT sukses. Ini sesuatu yang sangat luar biasa, ini juga menandakan bahwa langkah-langkah apa yang disampaikan Bank NTT dalam program kerjanya sudah pada track yang benar sehingga prestasi ini bisa tercapai,”ujar Jefri.

Tak hanya itu, Wali Kota juga melihat digitalisasi Bank NTT saat ini sudah sangat luar biasa dibanding bank-bank lain.

“Membuka rekening di Bank NTT sudah sangat cepat dengan menggunakan sistem yang ada,” tegas Wali Kota.

Dia mendukung bahwa dengan tuntutan globalisasi, maka pengurus dituntut menghadirkan desain-desain mutakhir dan diakui, sudah ada lonjakan yang sangat luar biasa dari Bank NTT, apalagi belum lama ini telah diluncurkannya NTT Pay.

“Saya punya kebanggaan tersendiri terhadap Bank NTT dan saya yakin bank ini semakin maju dari hari ke hari. Apalagi Rp 98 M di dua bulan pertama. Ini patut diapresiasi,”tambahnya.(gige)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.