Kabupaten Kupang Gelar Musrenbang 2022 Tingkat Kecamatan

Sekda Kabupaten Kupang, Obet Laha membuka kegiatan musrenbang tingkat kecamatan tahun 2022 yang berlangsung di Oelamasi, Selasa (Foto Prokopim Kabupaten Kupang)
banner 468x60

“Mari bersama sebagai mitra sejati, kita dedikasikan segala kita miliki sesuai kewenangan, tugas, fungsi dan peran kita masing-masing untuk mencapai fokus pembangunan Kabupaten Kupang tahun 2023 yaitu pemantapan ekonomi daerah yang berorientasi kemitraan dan sektor basis serta penerapan standar layanan Kesehatan akibat dampak Covid-19,” ujar Obet Laha.

Oelamsi, MediasiNTT.Com – Sekda Kabupaten Kupang, Obet Laha membuka kegiatan musrenbang tingkat kecamatan tahun 2022 yang berlangsung di Oelamasi, Selasa.

Read More
banner 300250

Kegiatan ini berlangsung secara virtual di ruang rapat Bupati Kupang di Oelamasi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Obet Laha musrenbang yang dilaksanakan setiap tahun bukan sebagai rutinitas atau hanya untuk memenuhi tuntutan peraturan perundang-undangan.

Namun menurut dia haruslah dipahami sebagai sebuah kesadaran kolektif dari semua yang terlibat secara partisipatif dan kolaboratif dalam proses penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Kupang.

Sekda Obet juga mengucapkan terima kasih kepada anggora DPRD yang telah menuangkan urgensi aspirasi melalui pokok pikiran legislatif.

Bagi para Camat yang dengan desikasinya telah memfasilitasi dan memastikan bahwa musrenbang tingkat desa dilaksanakan dengan tertib dan taat asas.

Ia mengatakan banyak persoalan yang dihadapi masyarakat dan ini bukanlah suatu hal yang mudah.

Musrenbang Kecamatan merupakan suatu proses estafet dari Musrenbang tingkat desa sebagai satu kesatuan dari sistem perencanaan pembangunan daerah.

Tidak hanya itu, pelaksanaan Musrenbang ini sekaligus menjadi pra-syarat penyusunan dokumen RKPD yang tentunya akan menjamin konsistensi dan sikronisasi perencanaan, pengganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan PPAS (Prioritas dan Plafond Anggaran Sementara) serta APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun 2023.

Obet menandaskan, perencanaan yang terstruktur dan sistematis akan mengurangi resiko ketidakpastian, apalagi dalam keadaan pandemi Covid-19 serta badai seroja.

“Mari bersama sebagai mitra sejati, kita dedikasikan segala kita miliki sesuai kewenangan, tugas, fungsi dan peran kita masing-masing untuk mencapai fokus pembangunan Kabupaten Kupang tahun 2023 yaitu pemantapan ekonomi daerah yang berorientasi kemitraan dan sektor basis serta penerapan standar layanan Kesehatan akibat dampak Covid-19,” ujar Obet Laha.

Musrenbang Kecamatan harus dipahami sebagai wahana pemberian input dan pengambilan keputusan pembangunan dengan pendekatan Bottom-Up, dimana kebutuhan dan aspirasi masyarakat dijaring kemudian secara bersama-sama menentukan skala prioritas.

Mekanisme secara esensial berfungsi sebagai kompas dalam pemberian arah kebijakan yang tepat untuk mencapai tujuan pembangunan, khususnya dalam satu tahun ke depan.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan Musrenbang tahun 2022 ini memiliki peran dan poin strategis dalam penyampaian dokomen hasil penelaan pokok pikiran DPRD yang merupakan daftar permasalahan berupa saran dan pendapat hasil penyerapan aspirasi melalui reses, dengar pendapat dengan mitra kerja OPD dan kunjungan kerja serta telah disinkronkan dengan prioritas pembangunan.

Daniel Taimenas merasa perlu adanya koordinasi, integrasi dan sinkronisasi antara pelaku pembangunan, baik itu pemerintah, swasta dan masyarakat di Kab. Kupang sehingga bisa mewujudkan visi “Kupang Maju, Mandiri dan Sejahtera” secara berkelanjutan, terpadu dan terarah.

Dalam pemaparannya, Taimenas memohon maaf kepada pihak Pemkab Kupang, dimana Kabupaten Kupang dalam beberapa tahun ini mendapat predikat WDP yang merupakan masalah yang harus diselesaikan bersama.

Ada juga beberapa persoalan yang dihadapi di Kabupaten Kupang, yaitu persoalan Covid-19, persoalan ekonomi masyarakat serta masalah kelangkaan pupuk di Kabupaten Kupang.

“Semoga apa yang dikeluhkan masyarakat bisa diselesaikan dengan baik, agar Program Revolusi 5P bisa diwujudkan,” kata Taimenas.(Rio)

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.