Warga Inginkan Jeriko Kembali Pimpin Kota Kupang

Wali Kota Kupang, Jefrison Riwu Kore sangat peduli dengan kondisi warga tidak mampu sehingga sangat dicintai warga Kota Kupang.
banner 468x60

“Bukan hanya warga penerima bantuan bedah rumah, tetapi juga warga sekitar yang turut berbahagia karena sesama saudaranya telah ditolong. Karena itu mereka mendukung penuh agar Jeriko terus menjadi pemimpin di Kota Kupang,” kata Dominggu Hau

Kupang, MediasiNTT.Com –  Warga Kota Kupang menginginkan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore maju dan memimpin kembali Kota Kupang dalam perhelatan pemilihan wali kota dan wakil wali Kota Kupang pada 2024.

Read More
banner 300250

“Kami inginkan bapak Jeriko terus memimpin Kota Kupang karena sudah banyak yang dilakukan Wali Kota Kupang selama memimpin daerah ini,” kata Roni Robert Nalle, perwakilan dari keluarga Rintje Djawariwu di Kelurahan Batuplat, saat penyerahan kunci rumah yang baru selesai dibedah, Sabtu (12/2).

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore akan menghabis masa tugasnya sebagai Wali Kota Kupag pada 22 Agustus 2022 mendatang.

Dia mengatakan masih banyak warga Kota Kupang yang menginginkan Wali Kota Jeriko untuk terus memimpin Kota Kupang.

Tidak hanya program bedah rumah menurut dia banyak program bermanfaat yang dikerjakan selama masa kepemimpinan Jeriko khusus untuk Kelurahan Batuplat selain 7 unit rumah yang sudah dibedah, saat ini menurutnya sudah terpasang 230 titik lampu jalan.

Serta ada juga bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP serta berbagai bantuan sosial bagi 700 kepala keluarga kurang mampu.

Ungkapan senada disampaikan Dominggu Hau, perwakilan dari keluarga Matias Tamelab di Kelurahan Mantasi.

Menurutnya program bedah rumah yang menjadi prioritas Wali Kota Jeriko merupakan program strategis yang melihat sampai pada hal-hal detail yang menjadi kebutuhan warga.

“Rumah yang dulunya reot dan tidak layak huni kini menjadi jauh lebih baik,” ungkapnya.

Ditambahkannya, program yang sangat baik ini telah menjalin ikatan emosional antara Wali Kota Jeriko dengan warga.

“Bukan hanya warga penerima bantuan bedah rumah, tetapi juga warga sekitar yang turut berbahagia karena sesama saudaranya telah ditolong. Karena itu mereka mendukung penuh agar Jeriko terus menjadi pemimpin di Kota Kupang,” katanya dengan penuh semangat.

Daniel Libing, perwakilan dari keluarga Satrio Hendrik Djami di Kelurahan Manutapen mengakui rumah adalah kebutuhan mendasar warga, karena itu,menurutnya bantuan bedah rumah ini akan tercatat dengan tinta emas dan sulit dilupakan oleh semua orang.

“Masa jabatan Bapa akan berakhir, tapi karya Bapa tidak akan berakhir,” ungkapnya.

Dia juga mengapresiasi pekerjaan pengelolan air bersih SPAM Kali Dendeng, yang dikerjakan di masa kepemimpinan Jeriko.

Menurutnya ini merupakan jawaban dari impian sesepuh mereka terdahulu, mantan Kepala Desa Manutapen pertama, Bapak Hendrik Djami, yang juga merupakan ayah dari penerima bantuan bedah rumah, Satrio Hendrik Djami.

Saat itu Hendrik Djami bersama tokoh masyarakat Taebenu, Corinus Tanof memiliki ide untuk mengambil air dari Kali Dendeng bagi warga di wilayah Taebenu. Impian tersebut akhirnya terwujud di masa kepemimpinan Jeriko.

Sementara itu Frans Folamau, yang mewakili keluarga Oktovianus Sinlae, warga RT 18 RW 06 Kelurahan Batuplat mengaku tidak menyangka keluarga mereka yang hanya seorang penjual daging sei keliling mendapat perhatian dan dijamah Pemkot Kupang lewat bantuan bedah rumah.

Menurutnya Jeriko merupakan Wali Kota Kupang pertama yang sudah berkenan menginjakkan kaki di lingkungan mereka yang letaknya tidak jauh dari kolam permandian Air Sagu itu.

“Jeriko, Wali Kota yang peduli pada orang kecil. Meski anggaran terus direfocusing tapi pembangunan kota dan bedah rumah bisa terus berjalan. Kami berharap di akhir masa jabatan ini, perhatian untuk masyarakat kecil tidak ikut berakhir” pintanya.

Julianus Hermanus, lansia penerima bantuan bedah rumah di Kelurahan Oeba mengakui bantuan ini merupakan jawaban dari doa mereka sekeluarga selama ini.

Bersama keluarga besar dia menyampaikan limpah terima kasih kepada Wali Kota Kupang bersama Ketua TP PKK Kota Kupang yang juga Anggota DPD RI, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe yang telah membantu dan mengunjungi mereka. Terima kasih juga disampaikannya kepada semua pihak yang terlibat dalam program bedah rumah, mulai dari RT/RW, kelurahan dan kecamatan serta pihak terkait lainnya.

Pada hari yang sama, Wali Kota Kupang yang didampingi istri, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe juga menyerahkan bantuan bedah rumah kepada Suasana Salomi Malu Tahun, seorang janda di Kelurahan Merdeka. Di rumah tersebut Susana tinggal bersama 5 orang anak, 3 orang menantu dan 11 orang cucu. Turut mendampingi Wali Kota dalam penyerahan tersebut para camat dan lurah setempat serta para relawan dari Milenial Jeriko.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore,MM,MH saat penyerahan di 6 lokasi menyampaikan sebagai pemimpin dirinya memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan warganya yang membutuhkan.

Diakuinya semua karya ini adalah jawaban dan berkat dari Tuhan.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat menyerahan kunci rumah hasil program bedah rumah Sabtu (Foto Prompim Kota Kupang)

Wali Kota dan jajarannya hanyalah jembatan yang diberi kuasa untuk menolong lewat program semacam ini. Wali Kota menyadari masih banyak warga Kota Kupang yang belum tersentuh bantuan, karena itu mereka diminta bersabar. Khusus program bedah rumah di tahun 2022 ini akan dibangun 359 unit rumah. 110 unit dibiayai oleh APBD Kota Kupang dan 249 unit dibangun dengan dukungan dari pemerintah pusat. (eyn)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published.